Flashlight Cleanstar
Mendigitalkan seluruh alur kerja usaha cuci motor, termasuk tablet pesan mandiri di ruang tunggu yang tidak diberi akses untuk menentukan harga.



- Klien
- Flashlight Cleanstar — cuci motor & detailing, Malang
- Industri
- Jasa otomotif
- Peran kami
- Perancangan produk, rancangan sistem, dan pengembangan — bersama tim
- Durasi
- Sekitar 5 bulan (Februari – Juli 2026)
- Tahun
- 2026
Ruang lingkup dalam angka
4
aplikasi terhubung: kios, kasir, situs publik, server
5
layar dengan tugas berbeda, dari tablet pelanggan sampai TV antrian
2
cabang
0
harga yang boleh dikirim dari perangkat pelanggan
Masalah
Belum ada proses yang didigitalkan. Transaksi, pembukuan, dan pencatatan order semuanya dikerjakan manual, di dua cabang.
Antrian dan catatan order belum punya format yang seragam. Giliran pelanggan masih diberitahukan dengan memanggil langsung.
Cucian helm, sepatu, dan apparel butuh berhari-hari dan pelanggan tidak menunggu di tempat. Tanpa catatan yang bisa dilacak, barang titipan gampang hilang jejaknya — dan pelanggan hanya bisa menelepon untuk bertanya sudah selesai atau belum.
Uang kasir sering tidak cocok saat tutup toko, dan tidak ada catatan yang bisa dipakai menelusuri selisihnya.
Pemilik belum memiliki gambaran laba bersih per layanan. Tanpa harga modal yang tercatat, data omzet belum cukup untuk membaca margin.
Kendala
- Ada tablet tanpa login yang berdiri di ruang publik. Siapa pun bisa menyentuhnya, termasuk orang yang berniat mengubah harga.
- Toko tidak boleh berhenti melayani hanya karena internet putus.
- Printer struk yang sudah dimiliki toko memakai jenis koneksi yang tidak bisa dipakai langsung oleh peramban (browser), sehingga harus disambungkan lewat kabel USB.
- Tidak ada pembayaran online (payment gateway). Pembayaran hanya tunai dan mesin EDC, dicatat manual oleh kasir.
Pendekatan
Harga ditentukan server, bukan tablet pelanggan
Saat tablet mengirim order, isinya hanya pilihan pelanggan: siapa pelanggannya, kendaraan, layanan, dan item tambahan — tanpa kolom harga. Seluruh nominal ditentukan oleh server. Pembagian tugas ini mengurangi risiko harga diubah lewat kios di ruang publik, karena kios memang tidak pernah mengirim harga.
Nomor antrian dibuat oleh basis data, bukan oleh aplikasi
Kalau nomor dibuat dengan mencari nomor terbesar lalu menambah satu, nomor ganda bisa muncul ketika kios dan kasir menyimpan order bersamaan. Karena itu penomoran diserahkan ke basis data dalam satu langkah utuh, ditambah aturan bahwa nomor tidak boleh kembar pada tanggal yang sama.
Semua nominal disimpan sebagai rupiah utuh, tanpa pecahan
Nominal disimpan sebagai rupiah utuh (tanpa desimal), dan basis data menolak nilai negatif. Pendekatan ini membantu mencegah kesalahan pembulatan. Saat diskon dibagi ke beberapa bagian pembayaran gabungan, rupiah sisa pembulatan dibagikan satu per satu ke bagian dengan pecahan terbesar (metode sisa-terbesar), sehingga jumlah semua bagian tetap pas dengan total.
Harga modal disalin dan dikunci di setiap transaksi
Harga modal sebuah layanan disalin ke transaksi pada saat transaksi dibuat, bukan dibaca ulang dari katalog saat laporan dibuka. Kalau tidak begitu, mengubah harga di katalog hari ini akan diam-diam mengubah laporan laba bulan lalu. Nama kategori dan biaya inap disalin dengan cara yang sama.
Kios harus bisa bekerja tanpa internet
Tablet menyimpan katalog di dalam perangkat dan menahan order yang belum terkirim di daftar tunggu pada tablet itu sendiri. Begitu internet kembali, order dikirim ulang secara otomatis; selama offline, layar menampilkan penanda bahwa kios sedang tidak tersambung.
Pelanggan bisa mengecek sendiri lewat QR di struk
Struk memuat kode QR menuju halaman pelacakan tanpa login. Pelanggan dapat memeriksa status barang titipan tanpa perlu selalu menghubungi toko, sehingga pertanyaan status yang diterima staf dapat berkurang.
Tampilan layar


Landing page
Beranda landing page + Landing page di HP
Situs publik menjawab pertanyaan pertama calon pelanggan — buka atau tidak, di mana cabangnya, berapa harganya — dan di HP tombol petunjuk arah serta WhatsApp menempel di bawah layar.

Landing page
Daftar harga per kelas mesin
Daftar harga di situs dibaca dari katalog server yang sama dengan kios dan kasir, lengkap dengan label warna kelas mesinnya. Angka yang dilihat pelanggan dari rumah sama dengan yang tampil di kios ruang tunggu.

Aplikasi tablet
Layar sambutan kios
Kios berdiri di ruang tunggu tanpa akun staf. Pelanggan memulai pesanan sendiri cukup dengan nomor HP, lalu tablet menuntun langkah berikutnya.

Aplikasi tablet
Data kendaraan & kelas mesin
Kelas mesin (golongan motor menurut kapasitas mesinnya) terpilih otomatis dari model motor, dan harga dasar tiap kelas dibaca dari katalog server. Tablet hanya menampilkan harga — tidak pernah menentukannya.

Aplikasi tablet
Katalog layanan
Layanan tambahan dan harganya datang dari server. Saat pesanan dikirim, tablet hanya menyebut pelanggan, kendaraan, dan layanan yang dipilih — tanpa satu pun kolom harga yang bisa diubah dari ruang tunggu.

Aplikasi tablet
Konfirmasi pesanan
Sebelum masuk antrian, pelanggan memeriksa sendiri rincian layanan, minuman, dan totalnya. Pembayaran tetap di kasir setelah cuci selesai — kios tidak menerima uang.

Aplikasi tablet
Kios saat offline
Saat internet putus, katalog tetap bisa dipakai karena tersimpan di tablet, dan pita merah menunjukkan berapa pesanan yang masih tertahan di perangkat menunggu dikirim ulang.

Web kantor
Kasir & antrian
Antrian bernomor, shift yang sedang berjalan, dan saldo awal kasir tampil di satu layar. Nomor antriannya dibuat oleh basis data (tempat data disimpan), bukan oleh aplikasi kios atau kasir — supaya keduanya tidak bisa mengeluarkan nomor yang sama ketika menyimpan order pada detik yang sama.

Web kantor
Rekap shift
Rekap satu shift: jumlah cuci per kategori, pemasukan tunai dan EDC, lalu saldo awal dan saldo akhir berdampingan. Selisih kas jadi bisa ditelusuri ke shift dan orangnya, bukan ditemukan sebagai satu angka yang tidak cocok saat toko tutup.
Hasil yang kami amati
Seluruh alur toko kini punya bentuk digital: pelanggan mendaftar sendiri di tablet, masuk antrian bernomor, nomornya tampil di layar TV ruang tunggu, lalu diproses kasir, dibayar, dan struknya dicetak.
Barang titipan yang butuh beberapa hari punya nomor nota sendiri, estimasi tanggal siap, dan tautan pelacakan yang bisa dibuka pelanggan kapan saja.
Proses tutup kasir kini mencatat saldo awal, penjualan tunai dan EDC, pengeluaran, hitungan uang fisik per pecahan, serta selisih dengan alasan tertulis.
Laporan menyediakan informasi laba selain omzet, sementara harga modal tidak dikirim server kepada kasir dan admin biasa.
Catatan jujur: dampak bisnisnya belum diukur, dan sistem ini belum punya pengujian otomatis yang memadai pada tampilan aplikasinya. Itu pekerjaan yang masih terbuka, bukan sesuatu yang kami sembunyikan.
Proyek lain




Darmabox
2026Menyatukan pekerjaan yang tersebar di beberapa aplikasi terpisah ke dalam satu sistem — dari menghitung modal box custom sampai pembukuan yang tercatat otomatis.




Bersama Jaya Cup
2026Menyatukan pencatatan sebuah perusahaan sablon kemasan ke dalam satu sistem, sambil mempertahankan kebiasaan yang sudah dipakai tim, seperti nota dot matrix dan cara operator menulis warna cetak.
Hubungi kami / →
Sedang menghadapi kebutuhan serupa?
Ceritakan situasimu kepada kami. Kita bahas bersama apa yang dibutuhkan, pilihan caranya, dan perkiraan ruang lingkupnya.
Biasanya dibalas dalam 1 hari kerja.